2015September07

62
Pola makan yang tidak teratur dapat kita lihat pada setiap masyarakat indonesia. Bukan Indonesia saja, tetapi disetiap negara pasti masyarakatnya memiliki pola makan yang tidak teratur. Contohnya masyarakat Indonesia memiliki DNA mitokondria yang punya kadar basa T16189C dengan persentase di atas 30-40 persen, bahkan Nias 60 persen, jadi yang tertinggi," kata Herawati Sudoyo, ahli genetika, Senin (7/9/2015).
 
Hasilnya genetika pada populasi Alor, ternyata mereka memiliki 95 persen gen Papua. Sebaliknya, pada masyarakat Indonesia lain, gen Papuanya amat kecil, di bawah 5 persen. Masyarakat yang gen Papuanya sangat kecil ini memiliki DNA mitokondria dengan kadar basa T16189C tinggi.
 
Idealnya, masyarakat Nias yang secara tradisional mengonsumsi sagu tak beralih ke padi-padian. Sagu memiliki indeks glikemik lebih rendah.
 
Kecenderungan secara nasional saat ini, masyarakat indonesia pemakan umbi-umbian atau sagu makin banyak yang berubah jadi pemakan padi-padian. Hal itu juga disebabkan kebijakan pemerintah tentang ketahanan pangan yang bias ke beras. Bahkan, di sejumlah daerah yang secara tradisional masyarakatnya pemakan umbi dan sagu, lahannya juga ditanami padi.
 
Redaktur Reza 

Responses

Leave your comment